|
Selasa, 30 Mei 2006 14:15:00 Komentar Peter Oorschot, Oosterhout Saya optimis ESQ membuat masyarakat Barat akan terbuka matanya dalam memandang Islam. Dengan demikian mereka akan menghargai Islam. Problem Islam saat ini adalah media yang sering memojokkan Islam, sehingga mereka tidak tahu Islam yang sebenarnya. Ruud Van Herp, Rotterdam Spiritualitas tidak selalu harus dimengerti logika. Karena itu, meskipun dalam training ini saya hanya memahami 10 persen dari materi yang disampaikan, tapi saya merasakan sesuatu pengalaman yang luar biasa. Membuat tubuh merinding dan saya pun tak dapat menahan cucuran air mata. Djauhari Oratmangun, Kuasa Usaha RI untuk Kerajaan Belanda Sebelum tim ESQ datang saya mendapat banyak sms. Ada yang mengatakan, ''Bung Djo, yang akan datang adalah tim yang training-nya saat ini memberikan manfaat yang luar biasa di Indonesia.'' Saya sangat yakin ESQ merupakan pelatihan yang pesertanya mencakup lintas agama. Saya bisa buktikan karena saya terima sms dari yang beragama lain juga. Bahkan ada di antaranya yang sampai menangis menjelaskannya. Devi, Den Haag (Alumni ESQ Angkatan 30) Saya merasa bermimpi ESQ dapat terlaksana di Amsterdam, pada saat saya tinggal disini. Tak bisa dipercaya mengingat pada saat melakukan promosi rasanya begitu sulit dan banyak tantangan. Mereka belum tahu dan masih bertanya-tanya apa itu ESQ dan apa manfaatnya? Alhamdulillah dengan bantuan Allah SWT, semua dapat kami lakukan termasuk semua persiapan yang walaupun dengan kondisi yang serba mendadak. Kerjasama yang baik dengan teman-teman disini sangat berarti,meskipun saya baru mengenalnya tapi sudah merasa dekat. Kami sebagai panitia, di antara pekerjaan yang harus diselesaikan, juga ikut terhanyut dengan materi yang disampaikan. |